Cari Blog Ini

Rabu, 30 Juni 2010

Menunggu Allah :))

"jadi anak-anak, Allah itu ada di dekat kita. Allah bisa tahu apa saja yang kita kerjakan, jadi ingatlah apa yang hendak kita kerjakan karena Allah akan menghukum kita bila kita nakal dan Allah juga akan memberi kita hadiah apabila kita berbuat baik...", "hadiahnya apa bu?" tanya Irsyad tiba-tiba, maka ibu guru pun menjawab "hadiahnya dalah pahala, jadi bila Irsyad ingin mendapat pahala Irsyad tidak boleh menjahili teman-teman lagi".
Bel pulang pun berbunyi,semua anak-anak kelas 2 dengan segera membereskan barang-barang mereka, dan memasukkannya ke dalam tas. dalam perjalanan pulang, Irsyad terus memikirkan apa yang tadi ibu guru katakan. "mmmm...Allah itu ada dimana sih?, Allah itu laki-laki atau perempuan?" Irsyad bertanya dalam hati. Irsyad pun semakin penasaran dan segera saja berlari untuk bertanya kepada Ibunya tentang Allah. "Ummii...Ummii..." Irsyad pun memanggil Ibunya, tetapi sepertinya Ibunya tidak ada di rumah, "yah Ummi mana sih? di waktu penting gini ko gak ada?" segera Irsyad mengganti bajunya dan menunggu Ibunya di sofa. Sambil mengingat pelajaran tadi di sekolah. tapi tak lama kemudian ia pun tertidur saking lelahnya. "Irsyad...Irsyad bangun sudah waktunya ashar nak,," Irsyad pun terbangun dan melihat Ibunya sudah menatapnya. segera saja ia bangun dan mengambil air wudhu. lalu melaksanakan sholat.
Tanpa berdo'a ia langsung menuju pintu masuk rumah dan membukanya. Langsung saja ia duduk di teras depan rumahnya. "Allah pasti datang dan bawa hadiah untukku, aku kan baru saja sholat dan sholat itu kan pernuatan baik". Irsyad menunggu tapi mana Allah? segera saja ia berlari menuju pagar rumahnya. "hmm...Allah datang pakai apa ya? ah pasti Allah kaya banget jadi suka kasih hadiah". 1 jam Irsyad menunggu, lantas ia berlari ke dalam rumahnya "Allah pasti ada dikamar, tapi gimana Allah masuk? mending aku liat aja ah" betapa kecewanya Irsyad, ketika dilihatnya Allah tidak ada dimana-mana. Irsyad pun kesal, "mana Allah, aku kan udah sholat, aku juga gak jahil sama teman-teman ku tadi disekolah, tapi mana Allah?"
Irsyad pun marah, ia mengira ibu guru berbohong.
Keesokan harinya, Irsyad pergi kesekolah seperti biasa. Sesampainya di kelas ia melihat temannya sedang membersihkan papan tulis. "wah kesempatan nih, hmm ada kapur...", Irsyad lalu melempar kapur ke mua Rini, spontan Rini pun menangis karena kapur tersebut telah mengenai matanya. "Ah cengeng, masa cuma di lempar kapur aja nangis" ejek Irsyad, tapi Didi yang melihat kejadian tersebut berteriak sambil berkata "heh..Irsyad kamu gak ingat kalo kamu nakal lagi, Allah pasti ngasih hukuman, emang kamu mau di hukum sama Allah?" lalu Irsyad pun menjawab "Allah? gak takuut, itu bohong. Masa kemarin aku nungguin Allah, Allahnya gak dateng-dateng? padahal aku kan udan berbuat baik?". SEketika itu juga ibu guru masuk untuk memeriksa Rini yang bagian piket hari itu. Alangkah terkejutnya Beliau melihat Rini menangis. Tpai Ibu guru sudah tahu siapa pelakunya. Lalu Ibu guru pun berkata "Irsyad ayo ikut ibu kekantor sekarang! Didi, gantian kamu piket sekarang ya!" "iya bu.." Didi pin menjawab.
Sesampainya di kantor Ibu guru bertanya pada Irsyad dengan galak "kau apakan Rini Irsyad? kamu selalu saja jahil pada teman-temanmu!", Irsyad pun menjawab "Ibu guru juga bohong sama saya!". Ibu guru terkejut dan bingung mendengar apa yang Irsyad katakan. Sejenak kemarahannya terlupakan, lalu bertanya "apa maksudmu?" Irsyad pun berkata "dimana Allah bu? memangnya sedekat apa? kemarin saya menunggu tapi Allah tidak datang bawa hadiah seperti yang ibu bilang, padahal saya sudah berbuat baik?"
Mendengar penuturan Irsyad, Ibu guru pun tersenyum. Lalu berkata dengan lemah lembut "Irsyad, Allah memang dekat, Allah memang ada, tapi kita tidak bisa melihatnya, karena Allah adalah Dzat yang tidak terlihat. Tapi jika kita berbuat kebaikan, Allah pasti akan memberi pahala untuk tabungan kita di akhirat nanti. Jika kamu nakal dan selalu berbuat jahat, maka Allah pun akan memberi ganjaran-Nya. Allah bukan laki-laki ataupun perempuan, kalau kamu ingin tahu adanya Allah, kita lihat saja ciptaan-Nya. Siapa yang menciptakan bumi,matahari dan bulan serta tanaman-tanaman hiaju yang kita lihat? itulah ciptaan Allah" jadi Allah itu benar-benar ada bu?" tanya Irsyad "ya", "kapan kita biasa bertemu Allah bu?" ibu guru pun tersenyum sabar dan berkata "ada waktunya, hanya Allah yang tahu". "terus, tabungan kita?", "kita kumpulkan untuk waktunya bila telah tiba, bila pahala kebaikan kita banyak maka akan masuk surga, tapi bila kita selalu nakal dan jahat, nanti kita akan masuk neraka, kamu mau pilih yang mana?" "surga bu, tapi di surga ada apa saja?", lalu ibu guru pun menjawab "di surga ada kolam susu, ada makanan yanh enak-enak dan ada tempat bermain juga. Sebalinya neraka yang ada hanya api yang sangat panas, kamu mengerti kan Irsyad?" "iya bu, Irsyad janji gak akan nakal lagi dan akan berbuat baik supaya bisa masuk surga" jawab irsyad. Ibu guru pun tersenyum dan menyuruh Irsyad kembali ke kelas dan meminta maaf pada teman-temannya yang pernah ia jahati. Sejak saat itu Irsyad pun menjadi anak baik dan di sukai teman-temannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar